Laman

Jumat, 25 Maret 2011

menambahkan library/komponen/dll ke program di C# (Add reference)

menambahkan componen (library) pada suatu IDE  bahasa pemrograman sangat menguntungkan dalam segi pemrograman, karena programer akan lebih fokus pada tujuan dari aplikasi yang dibuat, tidak dipusingkan lagi dengan algoritma-algoritma yang lumayan rumit seperti menghitung eigenValue, eigenVector dan lain-lain sebagainya, sebagai contoh sederhana, jika seorang programer ingin membuat suatu aplikasi untuk mengenali wajah  menggunakan ekstraksi fitur PCA maka mau tidak mau programer akan dipusingkan dengan mencari vector eigen dari data gambar. akan tetepi jika menggunaka library/komponen (misal accord.dll) programer akan lebih fokus ke pembuatan program tersebut, ini disebabkan pada accord.dll sudah disediakan function untuk menghitung eigenValue dan lain sebagainya.
Pada tutorial ini, akan ditunjukan bagaimana cara menambahkan library pada IDE program C#. Seperti biasa pada langkah pertama siapkan project kosong, klik file new project,  akan muncul kotak dialog project name, silahkan isi nama project di kotak dialog tersebut, tidak ada aturan khusus dalam penulisan nama project, setelah project kosong selesai dibuat, sekarang ikuti langkah langkah dibawah ini
langkah 1 : Pada project yang telah disiapkan, klik project dan pilih add reference. tunggu beberapa saat akan muncul kotak dialog addReference. Setelah muncul kotak dialog pilih tab "BROWSE" dan cari file dll/library yang ingin ditambahkan ke sistem. (disini file yang dll yang digunakan adalah accord.math.dll). Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibwah ini

 Gambar 1 Preview jendela browse untuk menambahkan file dll

langkah 2 : selanjutnya tambahkan library pada header program, pada setiap library/komponen memiliki source yang berbeda, biasanya disertakan pada file dokumen library tersebut, pada contoh ini (accord.math.dll) source yang digunakan pada header program adalah sebagai berikut, perhatikan gambar berikut ini

using Accord;
using Accord.Math;
using Accord.Math.Decompositions;

Gambar 2. Preview jendela source code
langkah 3 : Done, Program selesai dibuat. Jika langkah langkah diatas dilakukan dengan benar, maka pada project yang telah ditambahkan library/komponen (add reference) di IDE yang digunakan telah bertambah function function dimana sebelumnya tidak ada function tersebut. misalnya saja setelah ditambahkan library accord.math.dll di IDE visual studio menjadi bertambah function EVD, eigenValueDecomposition dan lain sebagainya

untuk memahami tutorial ini silahkan download contoh programnya disini dan juga download projectnya disini. untuk link lengkapnya ada dibawah ini
download contoh programnya disini
download projectnya disini
download library accord.math.add disini
for more information contact on informasi@csharp-indonesia.com
pandauan download : klik link download yang disediaan diatas, setelah itu akan muncul halaman adf.ly, tunggu beberapa detik sampai pada pojok kanan atas muncul tulisan skip ad. klik tombol tersebut ,setelah itu akan muncul halaman ziddu, silahkan klik pada button download yang muncul pada halaman ziddu
NB : Semua program dalam tutorial ini ditulisa menggunakan IDE Visual studio 2010. dengan target framework 3.5.Sehingga minimal komputer harus terinstal windows vista untuk bisa menjalankan program *.exe nya, Atau windows xp yang sudah di instal netFrameWork 3.5. Sedangkan untuk membuka projectnya mau tidak mau harus menginstal microsoft visual studio 2010

26 komentar:

  1. permisi kakak, mau tanya, saya mau masukkin library SvgNet http://www.codeproject.com/KB/cs/svgnet.aspx tapi kok gak ada file .dll nya ya? adanya malah file .cs , mohon bantuannya ya kak

    terima kasih

    Bima Anwar

    BalasHapus
  2. maaf ya sebelumnya, karena terlambar membalas,
    begini...
    intinya menambahkan library kedalam sebuah program atau project berarti menambahkan function yang telah ada (telah dibuat sebelumnya dengan cara instan). Cara yang paling mudah dan paling populer digunakan adalah membangun source code yang berisi class dan method method menjadi sebuah file yang mempunyai file ekstensi .dll. Siapa saja bisa membuat file .dll karena di visual studio sendiri disediakan jenis project untuk membangun file dll
    cara yang kedua adalah dengan langsung memasukan file source code kedalam program, berbeda dengan cara pertama dimana pada cara pertama program melakukan add referen .dll, tapi yang kedua ini adalah source code yang dimasukan kedalam program,
    secara general, library .dll dan library .cs mempunyai fungsi dan manfaat yang sama, tidak ada bedanya dari kedua jenis library tersebut kecuali bentuk fisiknya,

    BalasHapus
  3. makasih mass infonya..

    info seputar bola, prediksi bola ter-update..

    berita bola TERBARU DAN TERPERCAYA hanya ada di www.bola368.net

    Kunjungi juga www.bola368.org, Anda puas Kami pun senang.!

    BalasHapus
  4. selalu keluar sperti ini : http://prntscr.com/2lsj5o

    BalasHapus
  5. kalau boleh tahu flastoolLib.dll itu file reference apa ?

    BalasHapus
  6. agan-agan ane mau nanya nih..

    Ane include/imports "dll" dari luar bukan menambahkan dari References.
    kurang lebih potongan programnya seperti di bawah ini:
    --------
    public string AppPath
    {
    get { return System.AppDomain.CurrentDomain.BaseDirectory; }
    }

    public object GetObject(string dllName, string className)
    {
    string fullPath = this.AppPath + dllName + ".dll";
    if (System.IO.File.Exists(fullPath))
    {
    Assembly asm = Assembly.LoadFrom(fullPath);
    return asm.CreateInstance(dllName + "." + className);
    }
    return null;
    }

    -----
    :
    Coding di atas berhasil meload Library/dll yang ada pada directory.
    yang jadi masalah disini ane belum bisa memanggil function/variable yang ada dalam class tersebut.
    contonya:
    - nama dlll-nya adalah "devObjects.dll"
    - kemudian dalam object tersebut terdapat class yang namanya "EncDec"
    - di dalam class sendiri terdapat banyak function, salah satun function namanya "Encryption"
    ??
    gimana cara-nya saya dapat memanggil "fungsi" dalam class object tersebut.
    tolong para master..

    BalasHapus
  7. Dani Dwi Pribadi5 Mei 2014 04.26

    mau tanya
    apa perbedaan project reference dengan assembly reference

    BalasHapus
  8. Kering, the Paris-based fashion conglomerate, said that Gucci sales dipped 1.6 percent in the third quarter, michael kors discounted large crossbody black leather even as other luxury brands in its stable saw healthy growth. Yves Saint Laurent, for example, saw sales soar 27.6 percent, while sales at Bottega Veneta rose 10.4 percent.The Wall Street Journal’s Manuela Mesco wrote a story yesterday exploring why Gucci sales are flagging. One of the key reasons, she reported, is that michael kors belts for women the brand has become so widely recognized and so prolific that women are turning away from it because it no longer feels unique or special.It’s a familiar story, one that is playing out at numerous other high-end fashion brands. Michael Kors stock has been sliding from record highs as the company projects its rocketing michael kors leather backpacks sales growth is about to slow down. Analysts have said that Kors is cooling off because it has lost its exclusivity amid rapid expansion. Same goes for Coach: As the luxury brand went big with outlet stores that peddled its iconic bags at cheaper prices, luxury shoppers started to abandon the brand.
    The michael kors quilted satchel entire Club Monaco collection will be available at a 3,500-square-foot store opening in Bucktown in July, the company's fourth Chicago-area location,

    BalasHapus
  9. In a well-rounded program, there were twenty-plus workshop/ seminars, including the Featured Business Owners Luncheon with NYC commissioner (dept of business services) Robert Walsh, and fitflip the Featured Keynote presentation “The 3 Keys to Building Your Million Dollar Business,” presented by Bill Walsh.While some exhibitors expressed initial reservations that attendees might be pulled away from the floor to attend the seminars, they later said that that never happened; “traffic and engagement has been really great,” Bray fitflops sale at BidSynch told me. “We didn’t know what to expect at this event. It's our first time exhibiting here, but I’m very pleased thus far,” he said, echoing at least ten others that I questioned about it. In fact, some seemed almost giddy with delight.
    Von Ruden's objective was fitflops twofold: make products the stars of the show and increase brand presence on the show floor.It grabbed visitors attention, who then came and checked out their product line. This principle applies in other fitflop clogs ways, too. Sometimes it’s not about which part of the room you are in, but how much space you have in it. Houghton used a custom exhibit design, making their small 10’x20’ exhibit refreshing and memorable through the use of bright colors and bright flooring. It looked modern and exciting, despite the small size.Pretty booths are a dime a dozen. Everywhere you look there is a pretty booth at your typical tradeshow. But what about memorable booths? fitflop There are sometimes only one or two of them at any given trade show, but they are memorable because they are special. Evan Williams created a memorable and creative trade show booth. The bourbon whiskey manufacturer wanted an exhibit that showcased their product and brand. They created a bourbon barrel fitflops clearance replica with the use of high-quality printed graphics gave the barrel the realistic wooden look. Visitors loved it and remembered the company.While gimmicks can work for the right company in the right space, sometimes you want to keep the focus on the product itself, and not the booth.

    BalasHapus